pp_zahanain

PP. Zainul Hasanain Genggong

Kontak

Jl. KH. Hasan Saifourridzal Karangbong Pajarakan Probolinggo
zahanain00@gmail.com
085333922244

Follow Us

Para Pendekar Muda Zainul Hasanain Bersinar di Kancah Nasional

Para Pendekar Muda Zainul Hasanain Bersinar di Kancah Nasional

Di balik gemuruh sorak penonton di GOR Ken Arok, Malang, pada 15–16 November 2025, terdapat kisah perjalanan panjang sembilan santri Pondok Pesantren Zainul Hasanain yang berhasil mengharumkan nama pesantren di kancah nasional. Mereka bukan hanya bertanding, tetapi mempersembahkan kerja keras, disiplin, dan doa panjang yang sudah mereka jalani jauh sebelum pertandingan dimulai.

Perjuangan yang Tak Dimulai di Atas Matras

Berbulan-bulan sebelumnya, ketika sebagian besar orang sudah terlelap, halaman pesantren masih dipenuhi suara hentakan kaki dan tarikan napas berat dari para santri Pagar Nusa. Latihan fisik, teknik, hingga penguatan mental menjadi rutinitas yang mereka jalani tanpa keluh. Para pelatih menyaksikan sendiri bagaimana mereka terus mendorong diri melampaui batas.

"Mereka ini luar biasa. Niatnya kuat, disiplin, dan punya tekad untuk membawa nama baik pesantren," ujar salah satu pelatih dalam wawancara singkat setelah pertandingan.

Deretan Juara dari Zainul Hasanain

Kerja keras tersebut terbayar tuntas ketika nama demi nama dari Zainul Hasanain dipanggil sebagai juara. Berikut prestasi lengkap sembilan pendekar muda tersebut:

  • Zainal Abidin – Juara 1 Kelas E Dewasa

  • Zaqi Udin Lubis – Juara 2 Kelas A Pra Remaja

  • M. Fatan Hadiwijaya – Juara 2 Kelas D Dewasa

  • M. Fahmi Amrullah – Juara 2 Kelas H Pra Remaja

  • Muhammad Hasan Maulana – Juara 3 Kelas C Dewasa

  • Moh. Ferdiansyah – Juara 3 Kelas B Dewasa

  • Rohman Gustanto – Juara 3 Kelas A Dewasa

  • Rizqullah Iqbal Nafis – Juara 3 Kelas Under Remaja

Dengan pencapaian ini, kontingen Zainul Hasanain bukan hanya hadir sebagai peserta, tapi sebagai kekuatan yang diperhitungkan.

Lebih dari Sekadar Pertandingan

Bagi para santri, kejuaraan ini bukan hanya soal medali, melainkan pembuktian bahwa kedisiplinan, kesabaran, dan semangat juang dapat membawa mereka melangkah lebih jauh dari yang pernah mereka bayangkan.

"Kami tidak ingin pulang dengan tangan kosong. Ini bukan hanya untuk diri kami, tapi untuk pesantren," ungkap salah satu santri dengan mata berkaca-kaca setelah turun dari arena.

Langkah Kecil Menuju Panggung Lebih Besar

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pondok pesantren bukan hanya melahirkan para ahli ilmu agama, tetapi juga generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional. Para pelatih optimis bahwa ini baru permulaan, dan ke depan akan semakin banyak santri Zainul Hasanain yang tampil di podium juara.

Pagar Nusa Bintang Trisula Cup 2025 mungkin telah usai, tetapi semangat juang para pendekar muda dari Zainul Hasanain baru saja dimulai.